Wednesday, July 20, 2016

Berbagi Pengalaman : Seleksi Masuk PT Pelindo 3 (Persero) part 1

Holaa,
Kali ini saya akan menulis hal yang sering orang tanyakan ke saya, bagaimana proses masuk ke PT Pelindo 3 (persero), bukan berarti saya capek ditanyain orang mulu ya, tapi tujuanya biar lebih banyak orang lagi yang bisa baca dan semoga tulisan ini bisa bermanfaat (akhirnya bukin tulisan jelas tujuanya hehehe).

Well, saya mantan pegawai PT Pelabuhan Indonesia III (persero) angkatan 2014, kenapa mantan karena seperti yang saya sebutkan sebelumnya kalau saya menikah dengan sesama pegawai Pelindo dimana peraturanya tidak boleh dan sebagai akibatnya harus keluar salah satu.

Oke tulisan ini akan saya bagi 3 part, part pertama adalah seleksi masuk tahap satu sampai tah tiga, part 2 seleksi tahap selanjutnya sampai selesai dan part 3 adalah seleksi setelah lolos menjadi PLS (pelamar lolos seleksi) atau yang sekarang disebut sebagai PEMAGANG sampai akhirnya lolos diangkat sebagai pegawai.

Sedikit overview PT Pelindo 3 (persero) ini adalah sebuah perusahaan milik negara (BUMN) yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan, sebagai catatan baik Pelindo 1,2,3, dan 4 adalah 4 perusahaan yang berbeda, mirip sebenernya atau sama lah bidangnya tapi manajemen, direktur dan lain lainya berbeda dan terpisah. Dan wilayah kerjanya juga berbeda, silahkan di google ya bagian itunya.

Oke mari kita mulai saja tahapanya....

TAHAPAN SATU : SELEKSI ADMINISTRASI
seleksi ini yaitu daftar dan mengisi mirip cv, biodata dan upload dokumen yang diperlukan. Pastikan kamu isi pendidikan kamu yang jelas, kalo kuliahnya langsung S1 biasanya oke aja, tapi kalo kuliahnya potong potong beberapa orang yang sudah melanjutkan S1nya atau bahkan S2nya entah kenapa level masuknya D3, oiya untuk tahapan ini Pelindo menggunakan jasa pihak ke tiga untuk melakukan seleksi. Dan jangan sampai salah pilih lokasi tes berikutnya, karena temen saya yang tinggal di Jakarta mau ambil tes Seamarang salah klik Surabaya, ya gapapa juga sih, tapi mungkin lebih mahal karena nginep hotel dll. Waktu itu saya memilih lokasi tes di Semarang.

TAHAPAN DUA : TES TPA
Sehari sebelum tes TPA dilakukan kita eh saya melakukan verifikasi dokumen dan juga mengambil kartu peserta ujian, dan tolong disimpan baik baik karena kartu ini akan selalu dipakai untuk tes-tes berikutnya.
Tes TPA, ini agak menjebak sih menurut saya apakah benar TPA atau TPU (tes potensi akademik atau tes pengetahuan umum) saya sendiri masih tidak yakin sampai hari saya akan tes, dan kagetlah saya ketika tes dimulai karena keluarnya tentang pengetahuan umum yang berkaitan dengan kepelabuhanan dan tentang bidang saya, yaitu ekonomi dan akuntansi, sejujurnya yang bidang lumayan enak tapi yang kepelabuhanan saya nggak ngerti, sudah lupa tentang ZEE dan apalah laut laut gitu dan ada nama mentri mentri juga, eh ada macam sosialoginya juga. Habis tes saya pasrah karena saya banyak nggak ngertinya, tapi sepertinya banyak yang nggak ngerti makanya saya lolos-lolos aja.

TAHAPAN TIGA : TES TOEIC/ TES KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS
Nah yang sebenernya tes ini berdekatan dengan tes tahap kedua, bedanya sehari apa ya kalo nggak salah misal selasa tes, rabo malem pengumuman dan kamis tes, untuk yang tinggal di luar kota dari lokasi tes sebaiknya tetap stay saja, nanti kaya saya, berhubung saya lupa kapan tes ini akan dilaksanakan sehabis tes tahap dua saya langsung ngeloyor pulang, besoknya belom ada pengumuman sampai sore, malamnya sekitar jam 8 ada pesan masuk intinya silahkan lihat pengumuman, dan kagetlah saya kalo ternyata tesnya besok pagi, padahal saya tinggal dipekalongan coret dimana menempuh waktu 4 jam untuk ke Semarang, maka berangkatlah saya kesemarang jam 4.30 pagi dari rumah, dan berhubung temapatnya agak susah di cari di Map, maka nyasarlah saya, beruntung akhirnya sampai di lokasi tes tepat waktu. Tes ini seperti tes bahasa inggris lainya, menurut saya gampangan toeic dari pada toefl. Yang jelas jangan ngantuk apalagi pas listening.

oke sekian dulu part satu saya, berhubung sudah panjang, menyusul akan ada lanjutanya di part 2 dan part tiga selain itu nanti saya juga akan sharing pengalaman bagaimana masuk PricewaterhouseCoopers (PwC) sebuah KAP (Kantor Akuntan Publik) terkemuka, stay tune yaaaaa

Berikut Link untuk tahapan seleksi berikutnya:
Seleksi Masuk PT Pelindo 3 (Persero) part 2
Seleksi masuk PT Pelindo 3 (Persero) Part 3

Saturday, July 16, 2016

New Life?

Hola, sekarang sudah bulan Juli, yaaah beberapa bulan dari post terakhir saya. Berhubung suasananya masih lebaran, maka selamat lebaran semoga badan nggak ada ikut lebar-an yaaah :D.

Em sebenernya saya ada banyak hal yang pengen saya tulis dan saya post dari kemaren-kemaren, berhubung saya lagi agak tidak stabil kemaren kemaren maka saya urungkan niat saya,
hmmm bahasa saya di post terakhir yang bimbang itu juga berantakan banget, inggris ngaco plus indo camur aduk nggak karuan, tapi biarin aja lah.

Dan kabar baiknya sekarang saya sudah tidak lagi single, yeppp saya sudah menikah sekitar dua bulan lalu, dengan teman satu kantor saya dan sebagai konsekuensinya saya harus keluar dari pekerjaan saya karena memang peraturanya demikian, tidak boleh menikah dengan sesama pegawai.

6 Mei 2016 Saya resmi jadi seorang istri

semoga jadi kelluarga samawa

foto di taman sari ini diambil dengan penuh perjuangan lari larian dan hujan hujanan
hahaha, but overall it was fun (aaah baru sadar perut saya disini sangat tidak sopan >_<)

Yeah itu memang keputusan yang berat, mungkin saya sudah menikah dari dulu kalau sudah keputusanya sudah bulat, because it wasn't easy for me. I love my job, tapi ya sudah. Masa masa transisi kemarin memang agak berat sih (saya harus jujur bukan?) tapi ya sudah life goes on and we need to move on, bakalan susah nanti catch up nya kalo saya berlarut dalam kegalauanya saya.

Kemudian apa pekerjaan saya akhir-akhir ini? yaah you can call me job seeker, unemployment atau ibu rumah tangga, karena untuk sementara waktu memang demikian.

Apa yang berubah dari single dan kemudian menikah, so far sama karena saya menikah dengan teman saya sendiri, yang berbeda ada tanggung jawab dan lebih tenang. Nggak jengkel jengkelan nggak penting kayak jaman pacaran lagi, dan yang jelas lebih halal yaaa, hahahah.

Sementara waktu ini juga saya bakalan bolak balik Cilacap Pekalongan, sampai saya settle dimana pada akhirnya.

hmmm apa ya, ketika kamu menikah dan apalagi kamu punya konsekuensi kayak saya sekarang ini (kehilangan rutinitas yang kemaren) pasti akan ada banyak orang yang intervensi dan kasih masukan, tapi intinya lebih baik kamu cari dari diri kamu sendiri apa yang sebenernya kamu mau. Orang boleh bilang A, B, C dan D karena ideal bagi dia belum tentu ideal bagi kamu, dan cara pandang dia dan kamu tentu berbeda, dan yang jelas this is your life, you are the one who rule because this is 100% your responsibility. Ada orang yang benar benar baik ada yang kasih nasihat dengan maksud, tapi kamu tidak tahu mana yang benar mana yang tulus bukan because yaa saya sih bukan mind reader yang bisa setahu langsung kalo ada udang dibalik batu apa enggak, biasaya ketauanya nanti nanti.

masih ada banyak uneg uneg but I think akan saya tuliskan di post berikutnya.
see yaaa :)

and if we've only got this life 
in this adventure, then I want to share with youuuuuuu

Sunday, March 13, 2016

Bimbang (Lagi???)

Doubt, fiuhhhh
saya sepertinya orang yang sering ragu gitu ya? kalo liat post sekitar 2012 juga pernah ngerasa gitu dan sekarang dia datang lagi.
I envy sama orang yang udah yakin banget sama pilihanya, apapun itu terutama tentang jodoh, I mean how can they be so sure that their partner is their fate,
okay I think I know the reason because gue enggak pernah pacaran lama kayak orang-orang yang jangka waktu pacaranya sama kayak nyicil mobil. Dan seperti semua orang jatuh cinta itu biasanya seru sekali di tahun pertama, dan tahun tahun berikutnya agak hambar, perlu usaha buat keduanya buat bikin itu tetep seru. Well but gue nggak cuma ngomongin masalah pacaran, how about marriage life? okay gue nggak ngomong banyak karena gue sendiri belom sampai ditahap itu, tapi sebelum masuk ditahap itu pastinya kamu harus yakin dong sama pasanganmu bahwa yes he/she is the right one, so whatever happen in the future bukan sebuah masalah, but I am not yet in that stage, and yeah saya sering sekali bimbang, too much "what if" in my mind, honestly pertanyaan-pertanyaan ini mucul because I see a lot ketidak benaran dalam hubungan.

Begini, saya memang lahir di sebuah keluarga yang sangat sangat harmonis, my life went smooth sampai SMP mulai liat anak lain dari keluarga broken home, SMA apalagi pacar saya waktu itu juga berasal dari keluarga yang broken home, dan ketika dia menceritakan gimana seringnya orang tuanya bertengkar dan gimana pada akhirnya ayahnya ninggalin ibunya untuk wanita baru, sebuah ketakutan mulai muncul, no of course itu nggak berlaku untuk ayah dan ibu saya. Pengalaman pahit berikutnya saya rasakan sendiri iya sebuah penghianatan ketika kamu ternyata diselingkuhin dan hal itu nggak pernah muncul dipikiranmu, hal ini jelas menimbulkan sebuah trauma yang sangat amat dalam, hal inilah yang membuat saya yang berikutnya jadi susah percaya sama lelaki (well saya tahu ini tidak baik) masa kuliah dilanjutkan lagi dengan salah satu mbak kos yang akhirnya papa mamanya bercerai karena sang ayah main facebook dan bertemu mantan di facebook dan akhirnya berlanjut dan berlangsung di pernikahan, dan saya merasa itu sangat mempengaruhi keadaan psikologis teman saya, well melihat hal begitu tidak hanya sampai disitu, semakin besar makin sering lihat orang yang sudah menikah tapi si laki-laki ini masih saja pacaran sama cewek suka sama cewek cantik dan paling parah suka jajan. Well saya seorang wanita menurut saya melihat pengkhiantan seperti itu sangat menyakitkan, dan melihat hal seperti itu seakan agak umum, lebih miris lagi. I am not gonna judge the boy or something saya hanya mikir yang jadi istrinya pasti sedih banget ya kalo tahu, kasihan banget ya dan lain-lain.

Dan orang yang melakukan hal kayak gitu juga nggak bisa diindikasi, kadangkala orang yang sangat baik dan romantis, terlihat harmonis apabila kamu nggak tahu kalo ternyata si laki-laki ini kepincut sama cewek yang lebih muda dan lebih cantik. Saya juga nggak akan menjudge dia, sebagai teman atau sebagai orang yang kenal beberapa orang yang seperti ini, mereka baik hanya saja mungkin memang laki-laki kalah sama mahluk cantik. oooh tapi penghianatan tidak hanya dilakukan laki-laki wanita juga saat ini ada, biasanya kalu wanita kalah sama pria yang lebih matang dan mapan hanya saja prosentasenya lebih sedikit.

well karena hal hal tersebut diatas, ketika kamu kepikiran mau lanjut ke next level pasti sering ada ketakutan-ketakutan sendiri, dan hal itu sedikit banyak sering bikin ragu. Saya sendiri tidak tahu banyak tentang next level life dan belum pernah merasakanya, tapi saya berharap hal yang berhubungan dengan penghianatan tidak terjadi dalam marriage life saya nanti. Other things yang bikin hesitant is will he become a good/great imam for me and my family??

okay I'll stop now, karena kalau tulisan ini diterusin makin ada banyak bimbang hehehe. Yang jelas, mari kita sama sama berdoa semoga kelak pernikahan saya dan siapapun yang baca tulisan ini menjadi sebuah keluarga yang sakinah mawadah warahmah, jauh dari penghiatan. Amin, amin amin.


Okay sebagai penutup saya kasih yang romatis, Enjoy!!!